Tahukah kamu bahwa Lampung memiliki banyak sekali kebudayaan menarik? Kain Tapis adalah salah satunya. Kain Tapis dibuat secara turun temurun dari generasi kegenerasi. Motifnya sangat bervariasi dan masing-masing memiliki makna. Aneka warna yang cerah dan anggun membuat kain tapis menjadi kebanggaan masyarakat Lampung
Tanjungpinang punya banyak budaya unik. Misalnya saat menerima tamu, selain menghidangkan makanan dan minuman juga menyajikan sirih. Sirih itu disimpan di dalam tempat berukir yang namanya tepak sirih. Perlengkapannya pun macam-macam. Bahkan untuk menyajikannya saja ada tariannya. Menarik, kan?
Upacara adat bersawah khauri blang Aceh ini merupakan suatu bentuk permohonan rezeki kepada Tuhan Yang Maha Esa agar panen para petani pada musim tersebut melimpah. Banyak sekali, lo yang bisa kamu pelajari dari upacarabini. Mulai dari kebersamaan hingga kerja keras.
Minangkabau terkenal dengan ragam budayanya yang unik. Salah satunya adalah bentuk rumah gadangnya yang beratap runcing seperti tanduk kerbau. Ternyata untuk memasang atap rumah atau masjid ada upacara khususnya, lo. Namanya upacara Batagak Kudo-kudo. Kamu bisa membaca ceritanya di buku ini.
Tahukah kamu kalau Lampung memiliki ragam budaya yang unik dan menarik? Salah satunya adalah upacara Begawi Angkon Muaghi. Begawi Angkon Muaghi merupakan upacara untuk mengangkat orang lain menjadi saudara sekaligus diberi gelar adat. Upacara ini dilakukan oleh Suku Lampung Pepadun.
Aceh memiliki ragam budaya unik yang dibalut dengan nilai-nilai keislaman. Salah satunya adalah Peutroen Aneuk dan Upacara Bayi Mencicip di Aceh yang diceritakan dalam buku yang kamu baca ini. Upacara ini bertujuan untuk mengenalkan berbagai rasa makanan kepada bayi.
Aceh memiliki banyak cerita, lo!. Salah satunya yang berada ditangan kalian ini. Cerita tentang Putroe Phang, seorang putri dari negeri seberang. Meskipun awalnya sempat sedih karena harus berpisah dengan negeri asalnya, Putroe Phang menjadi putri bijaksana yang membawa pengaruh sangat besar untuk undang-undang Aceh, lo! Baca kisahnya di buku ini ya!
Buku ini bercerita tentang upacara adat Perang Ketupat. Upacara ini merupakan salah satu kearifan lokal di Desa Tempilang, Kabupaten Bangka Barat. Upacara Perang Ketupat menjadi simbol perlawanan terhadap kejahatan dan wujud rasa syukur terhadap Tuhan yang Maha Esa. Dalam upacara adat Perang Ketupat juga terdapat budaya nganggung yang tetap dilestarikan di Provinsi Kepulauan Bangka Belitung.
Tahukah kalian jika Bahasa Indonesia lahir di sebuah pulau kecil di Sumatera? Ya, tata dasar bahasa Melayu yang kemudian menjadi bahasa persatuan. Bahasa Indonesia, dicatat dan ditulis oleh Raja Ali Haji di Pulau Penyengat, kota Tanjung Pinang, Provinsi Kepulauan Riau. Atas jasanya itu, Raja Ali Haji kini diberi gelar pahlawan nasional bidang bahasa. Pulau Penyengat adalah pulau yang sangat …
Provinsi Bengkulu adalah tempat tumbuhnya bunga terbesar di dunia. Disini juga ada benteng peninggalan Inggris terbesar di Asia Tenggara yang masih kokoh berdiri. Bengkulu juga kaya akan pesona alam dan budaya. Salah satunya adalah kesenian Sarafal Anam yang kisahnya akan kalian baca.