Kata Dokter Andi, aku gondongan. Gondongan penyakit menular, jadi aku tidak boleh bermain bersama teman-teman sampai aku sembuh. Uuuh… aku bosan!
Horee… saatnya berlibur bersama Paman, Bibi, dan Kiki di pegunungan! Aku sudah tak sabar ingin bermain dengan Kiki. Kiki mengajakku bermain di Kebun bunga. Tapi, tiba-tiba aku menemukan sesuatu di semak-semak bunga…
Halo, namaku Cici. Aku suka sekali bersepeda! Di siang hari yang terik pun, aku dan teman-teman terus asyik bersepeda. Tapi tiba-tiba terasa ada sesuatu yang mengalir dari hidungKu. Lho, kenapa ya?
“Hoooooam….” aku ngantuk sekali. Bahkan saat latihan bersama teman-teman, hanya aku yang tidak bisa mengejar bola, kenapa aku jadi sering mengantuk dan mudah lelah ya? Padahal istirahatku cukup, lho.
Saat bangun tidur, mataku panas dan sulit dibuka. Kepalaku pusing. Tenggorokanku sakit dan kering. Aku tidak masuk sekolah. Badanku muncul bintik-bintik merah dan terasa gatal. Aduuuh, kenapa ya?
Halo, namaku Noki. Aku suka sekali bermain sepak bola. Permainan bola sore ini seru sekali! Karena haus, aku istirahat di pinggir lapangan dan membeli es. Setelah sampai rumah, aku langsung menyantap donat buatan ibu. Tapi… tunggu! Kenapa perutku tiba-tiba terasa sakit?
Aduh…! Gigiku sakit gara-gara Aku lupa gosok gigi. Mama bilang, aku harus ke dokter gigi. Awalnya aku takut Tapi ternyata Bu Dokter baik, lho Ayo, ikuti pengalaman pertamaku Ke dokter gigi.
Buku ini bercerita tentang Dian yang memiliki semangat belajar yang tinggi. Meskipun sedang sakit, Dian tetap ingin berangkat ke sekolah. Akan tetapi, hal itu justru membuat teman-teman sekelasnya terganggu karena suara batuknya terdengar terus. Apalagi kalau tiba-tiba Dian bersin. Wah, bisa bikin kaget, tuh! Nah, siapa di antara kalian yang masih suka berangkat ke sekolah saat sedang batuk a…
Buku ini bercerita tentang acara makan bersama di sekolah Tama. Setiap anak diminta membawa kue tradisional kesukaannya. Mereka saling bertukar kue dan saling mencicipi. Wah, kue-kue tradisional ternyata banyak sekali ya. Bentuk dan warnanya beraneka macam dan lezat rasanya. Selamat membaca cerita Tama dan teman sekolahnya ya. Semoga kalian suka.
Pada zaman dahulu, masyarakat Jawa terbiasa menyampaikan suatu maksud penting, nasihat-nasihat, dan contoh melalui kiasan. Suatu maksud atau nasihat tidak disampaikan secara langsung, tetapi melalui simbol-simbol. Simbol-simbol yang digunakan untuk mengungkapkan nasihat atau pelajaran tersebut dapat berupa upacara adat, syair lagu, benda-benda, atau makanan. Beberapa makanan tradisional Jawa me…