Video Recording
Dokter perempuan pertama di Indonesia - Marie Thomas
Museum Kebangkitan Nasional memperkenalkan tokoh perempuan bernama Marie Thomas. Pada 1912 beliau adalah perempuan pertama yang bersekolah di STOVIA. Waktu itu, Marie adalah satu-satunya siswa perempuan diantara 180 siswa laki-laki dalam sekolah kedokteran tersebut. Pada 26 April 1922 STOVIA menyatakan Marie Thomas lulus dengan nilai yang memuaskan, sehingga berhak menyandang gelar Indische Arts. Kelulusannya menjadi bahan berita di Hindia Belanda, karena Marie Thomas menjadi dokter perempuan pertama di tanah air. Pemerintah menugaskannya berdinas sebagai dokter pemerintah di Centrale Burgerlijke Ziekeninrichting (CBZ) – sekarang RS Cipto Mangunkusumo. Marie adalah sosok yang penuh talenta dengan berbagai pencapaian yang ia terima dalam kariernya sebagai dokter, termasuk spesialisasinya dalam bidang ginekologi dan kebidanan. Selain itu, Marie merupakan salah satu dokter yang pertama kali terlibat dalam kebijakan mengontrol kelahiran bayi lewat metode kontrasepsi Intrauterine Device (IUD).
Tidak ada salinan data
Tidak tersedia versi lain